Kamis, 25 Juni 2009

komunikasi organisasi

BAGIAN I KONSEP DASAR KOMUNIKASI
Komunikasi ada dimana-mana, disetiap waktu dalam sehari kecuali waktu tidur semuanya dipergunakan untuk berkomunikasi.

Dengan komunikasi membentuk saling pengertian menumbuhkan persahabatan, memelihara kasih sayang, menyebarkan pengetahuan dan melestarikan peradaban.

BAGIAN I KONSEP DASAR KOMUNIKASI
Tetapi dengan komunikasi juga menyuburkan perpecahan, menghidupkan permusuhan, menanamkan kebencian, merintangi kemajuan, dan menghambat pemikiran.

BAGIAN I KONSEP DASAR KOMUNIKASI
Komunikasi merupakan aktivitas dasar manusia. Dengan komunikasi manusia dapat berhubungan satu sama lain baik dalam kehidupan sehari-hari yang ada dirumah maupun diluar lingkungan serta dimana saja manusia itu berada.

Komunikasi sangat efektif bagi semua organisasi, maka setiap pemimpin organisasi dan para komunikator dalam sebuah organisasi perlu memahami daan menyempurnakan kemampuan komunikasi mereka. (kohler:1981;Arni M:2004:01)
beberapa ahli yang dimaksud dengan komunikasi adalah :
Hovland, Janis dan Kelly
Yang dimaksud komunikasi adalah proses individu mengirim stimulus yang biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain.


Lanjutan
beberapa ahli yang dimaksud dengan komunikasi adalah :
Brent D. Ruben
Yang dimaksud komunikasi adalah suatu proses melalui dimana individu dalam hubungannya, dalam kelompok, organisasi, dan dalam masyarakat menciptakan, mengirimkan, dan menggunakan informasi untuk mengkoordinasi lingkungannya dan orang lain.

beberapa ahli yang dimaksud dengan komunikasi adalah :
Arni Muhammad (2004:4)
Yang dimaksud komunikasi adalah pertukaraan pesan verbal maupun nonverbal antara si pengirim dengan si penerima pesan untuk mengubah tingkah laku. Si pengirim dapat berupa individu, kelompok atau organisasi. Sedangkan si penerima pesan adalah seseorang, anggota kelompok, seorang kepala bagian, pemimpin/pimpinan, kelompok orang, atau organisasi secara keseluruhan.
KOMPONEN DASAR KOMUNIKASI
Model lasswell adalah menggunakan 5 pertanyaan yang perlu ditanyakan dan dijawab dalam proses komunikasi.
yakni Who (siapa), say What (mengatakan apa), In Which Medium (dalam media apa), To Whom (kepada siapa), What Effecf (efeknya apa).



KOMPONEN DASAR KOMUNIKASI
Model Shannon,
dalam model ini berisikan sumber informasi, transmisitter, penyandian pesan (encoding), penerima dan deeoding, tujuan, sumber gangguan (noise).

KOMPONEN DASAR KOMUNIKASI
Model Satu arah dan dua arah (Arni Muhammad) adalah yakni pengirim pesan, pesan yang disampaikan, saluran dan balikan serta penerima pesan. Yang membedakan kalau satu arah tidak ada balikan sedangkan dua arah ada balikan atau timbal balik.
ELEMEN KOMUNIKASI
Arni Muhammad terdapat 5 elemen dasar komunikasi :

Pengirim Pesan adalah individu atau orang yang mengirim pesan.

Pesan adalah informasi yang akan dikirimkan kepada si penerima. Pesan yang disampaikan dapat berupa pesan verbal (bisa tertulis : koran, majalah, surat, buku, memo dan lisan : percakapan melalui telpon, atau tatap muka secara langsung) dan nonverbal dapat berupa isyarat, gerakan badan ekspresi muka serta nada suara.

ELEMEN KOMUNIKASI
Saluran adalah jalan yaang dilalui pesan dari si pengirim pesan dengan si penerima pesan. Dapat berupa alat-alat elektronik misal TV, radio, surat kabar serta dapat juga melalui indera penciuman, alat pengecap atau alat peraba.

Penerima Pesan adalah menganalisi dan menginterpretasikan isi pesan yang diterimanya.



ELEMEN KOMUNIKASI
Balikan adalah respon terhadap pesan yang diterima yang dikirimkan kepada si pengirim pesan. Yaitu pengirim pesan dapat mengetahui pesan yang dikirimkan tersebut dapat dimengerti/dipahami oleh si penerima pesan dengan memberikan tanggapan atau adanya upan balik atas apa yang di terimanya (pesan).
KARAKTERISTIK KOMUNIKASI
empat karakteristik yakni :
suatu proses: terus-menerus, tidak mempunyai permulaan dan akhiran dan selalu berubah-ubah

suatu sistemik: setiap komponen mempunyai tugas-tugas masing, misal komunikator sebagai pengirim pesan.


KARAKTERISTIK KOMUNIKASI
interaksi dan transaksi,
Interaksi (saling bertukar komunikasi yakni seseorang yang berbicara dengan temannya kemudian temannya memberikan reaksi atau komentar atas apa yang sedang dibicarakan) dan
transaksi adalah jika komunikasi yang kita lakukan tidak seteratur prosesnya. Yakni percakapan yang terlibat dalam proses pengiriman pesan secara simultan. Misal guru yang memberikan pelajaran dan murid memberikan pesan dengan bentuk yang bermacam-macam.

KARAKTERISTIK KOMUNIKASI
dimaksud dan tidak dimaksud:Dimaksud atau komunikasi yang disengaja apabila pesan yang mempunyai maksud tertentu dikirimkan kepada penerima yang dimaksud.
Dan tidak dimaksud adalah komunikasi yang tidak disengaja. Artinya kadang seseorang menyalah artikan akan apa yang dipakai dalam keseharian kita.

FUNGSI KOMUNIKASI
2 fungsi utama yakni :
untuk kelangsungan hidup sehari-hari.
Misal keselamatan, kesadaran pribadi, mencapai ambisi.
untuk kelangsungan hidup masyarakat, misal memperbaiki hubungan sosial, mengembangkan keberadaan seseorang dalam suatu masyarakat.
FUNGSI KOMUNIKASI
Deddy Muyana (Ilmu Komunikasi:2004;5-8)
terdapat empat fungsi komunikasi :

komunikasi sosial, membangun konsep-konsep diri kita (individu), aktualisasi diri, untuk kelangsungan hidup.

komunikasi ekspresif, dilakukan baik sendirian ataupun dalam kelompok.
FUNGSI KOMUNIKASI
komunikasi ritual, dilakukan secara kolektif yakni suatu komunitas yang sering melakukan ritual

komunikasi instrumental, komunikasi yang bertujuan umum

BAGIAN II KONSEP DASAR ORGANISASI
Organisasi mempunyai karakteristik tertentu yaitu mempunyai struktur, tujuan, saling berhubungan, serta bergantung kepada komunikasi manusia untuk mengkoordinasikan aktivitas dalam organisasi.

BAGIAN II KONSEP DASAR ORGANISASI
Organisasi mempunyai karakteristik tertentu yaitu mempunyai struktur, tujuan, saling berhubungan, serta bergantung kepada komunikasi manusia untuk mengkoordinasikan aktivitas dalam organisasi.
ELEMEN ORGANISASi (Arni Muhammad:Komunikasi Organisasi:2004:24)
Struktur Sosial
Pola hubungan yang ada antara partisipan (individu) dalam suatu organisasi. Biasanya berupa peran yang ditampilkan serta tingkah laku yang ia kerjakan dalam sebuah organisasi.
Partisipan
Individu yang memberikan kontribusi kepada organisasi. daLam hal ini biasanya menyangkut tingkat ketrampilan yang dimiliki tiap individu.

ELEMEN ORGANISASi (Arni Muhammad:Komunikasi Organisasi:2004:24)
Tujuan
Konsep yang paling penting dalam sebuah organisasi. Bahwa tujuan sangat diperlukan dan dibutuhkan dalam sebuah organisasi agar organisasi tersebut jelas.
Teknologi
Adanya penggunaan mesin-mesin atau perlengkapan mesin-mesin dan juga pengetahuan teknik dan ketrampilan partisipan. Dalam masing-masing organisasi mempunyai teknologi dalam melakukan pekerjaannya.
Lingkungan
Setiap organisasi berada pada keadaan tertentu, teknologi, kebudayaan dan lingkungan social, terhadap mana organisasi tersebut harus menyesuaikan diri.
KARAKTERISTIK ORGANISASI
karakteristik terdapat 4 :
dinamis, system terbuka terus menerus mengalami perubahan
informasi, Tanpa ada informasi sebuah organisasi akan mati, dengan informasi perlu didapatkan dengan cara komunikasi.
Tujuan, berkembang harus memiliki tujuan yang jelas dan bervariatif,
Struktur, Tiap organisasi memiliki satu struktur, yang menjadikan sebuah organisasi membakukan prosedur kerja dan mengkhususkan tugas yang berhubungan dengan tujuan dalam organisasi.
(Deddy Mulyana,:2004)
Fungsi organisasi
memenuhi kebutuhan pokok organisasi: memiliki kebutuhan pokok dalam rangka kelangsungan hidup organisasi.

mengembangkan tugas dan tanggung jawab: kebanyakan memiliki bermacam-macam standart etnis tertentu

memproduksi barang atau jasa: tugas utama memproduksi barang dan jasa sesuai dengan jenis organisasinya

mempengaruhi dan dipengaruhi: organisasi digerakan oleh orang, orang yang membimbing, mengelola, mengarahkan, dan menyebabkan pertumbuhan dalam organisasi, Orang sebagai anggota dalam organisasi dan pemakai jasa serta dipengaruhi oleh organisasi

(R.Wayne Pace Don F. Faules, (Deddy Mulyono):2004),
TEORI ORGANISASI
Teori Klasik
W.Tylor organisasi ditekankan pada pembagian pekerjaan untuk mendapatkan hasil maksimal dengan biaya seefisien mungkin. Sejalan dengan prinsip dalam teori ini adalah Henry Fayol (Arni Muhammad:2004:35-64) adanya pengembangan yang lebih luas yakni penekanan pada spesialisasi pekerjaan, otoritas, kontrol, dan pendelegasian tanggung jawab.

Teori Hubungan Manusia: manusia sebagi anggota organisasi merupakan inti organisasi sosial. teori hubungan manusia ini ditekankan adanya penelitian cahaya yakni adanya pengaruh komunikasi terhadap tingkah laku anggota dalam organisasi. Dimana pekerja/manusia dipengaruhi informasi melalui komunikasi yang merupakan bagian yang amat penting dalam sebuah organisasi.


TEORI ORGANISASI
Teori Sistem Sosial: organisasi sebagai macam-macam komponen yang saling tergantung satu sama lain dalam mencapai tujuan organisasi.

Teori Politik : organisasi sebagai arena politik yang hidup dan berisi variasi komplek akan kepentingan individu dalam organisasi.

Teori Simbolis: penekanannya pada aturan-aturan tradisional yang dipikirkan dengan pemikiran rasional yang berguna untuk pengembangan dalam organisasi

BAGIAN III KONSEP DASAR KOMUNIKASI ORGANISASI
Komunikasi organisasi adalah “perilaku pengorganisasian” yang terjadi dan bagaimana mereka terlibat dalam proses berinteraksi serta bertransaksi pada setiap kegiatan yang sedang terjadi dalam komunikasi organisasi.
(R.Waye Pace dan Don F.Faules editor Deddy Mulyana: Komunikasi Organisasi: 2004:33)


BAGIAN III KONSEP DASAR KOMUNIKASI ORGANISASI
Hubungan antara organisasi dan komunikasi adalah organisasi terdiri dari sejumlah orang yang melibatkan saling ketergantungan yang memerlukan adanya koordinasi melalui sebuah komunikasi.

(Onong Uchjana Effendy:Ilmu Komunikasi:2002:117)
para ahli mengenai komunikasi organisasi : Arni Muhammad (hal.65): Redding dan Sanborn; Komunikasi organisasi adalah pengirim dan penerima informasi dalam organisasi yang komplek (beragam). Katz dan Kahn; Komunikasi organisasi merupakan arus informasi, pertukaran informasi dan pemindahan arti di dalam suatu organisasi.
para ahli mengenai komunikasi organisasi : Arni Muhammad (hal.65):
Zelko dan Dance; Komunikasi organisasi adalah suatu sistem yang saling tergantung yang mencakup komunikasi internal dan ekternal.
Thayer; Komunikasi organisasi adalah arus data yang akan melayani informasi dalam organisasi dan proses interkomunikasi dalam beberapa kegiatan.
Greenbaunm. Komunikasi organisasi adalah arus informasi formal dan informal dalam organisasi.
tujuh konsep komunikasi organisasi
proses, sistem terbuka yang dinamis yang menciptakan dan saling menukar pesan diantara anggotanya.
pesan, susunan simbol yang penuh arti tentang orang, obyek, kejadian yang dihasilkan oleh interaksi dengan orang lain.
jaringan, Ciptaan dan pertukaran informasi dari orang-orang didalam organisasi melalui sebuah saluran yang dinamakan jaringan komunikasi.
saling tergantung, Jika dalam satu bagian mengalami gangguan maka bagian yang lain juga akan berpengaruh.
tujuh konsep komunikasi organisasi
berhubungan, sifatnya yang terbuka dan sistem sosial maka memiliki fungsi-fungsi yang berhubungan dengan pihak luar.
Lingkungan, totalitas secara fisik dan faktor sosial yang diperhitungkan dalam pembuatan keputusan mengenai individu dalam suatu sistem.
ketidak pastian. adanya perbedaan informasi yang tersedia dengan informasi yang diharapkan.

tiga pendekatan komunikasi organisasi
pendekatan makro, struktur yang global yang berinteraksi dengan lingkungannya.
pendekatan mikro, memfokuskan pada komunikasi yang dilakukan dalam unit-unit atau sub unit yang ada dalam organisasi.
pendekatan individual, Pendekatan ini berpihak pada tingkah laku individu dalam organisasi. Pendekatan makro dan mikro hanya akan terselesaikan oleh pendekatan individual dalam sebuah organisasi.
BAGIAN IV IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI
Iklim organisasi sebagai konsep yang merefleksikan isi dan kekuatan dari nilai-nilai umum, norma, sikap, tingkah laku, dan perasaan anggota terhadap sistem sosial dalam organisasi. Dalam hal ini iklim komunikasi organisasi tidak akan terlepas dengan keadaan karyawan dalam organisasi.
BAGIAN IV IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI
Menurut R.Wayne Pace dan don F. Faules:Editor Deddy Mulyana: Komunikasi Organisasi:2004:147) iklim organisasi adalah suatu kiasan dapat memberi gambaran yang gambling/jelas pada tingkat kognitif, emosional, perilaku, dan menyatakan suatu bagian tertentu pada tindakan tanpa menetapkan perilaku sebenarnya.

BAGIAN IV IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI
Iklim organisasi (Tagiuri, diterjemahkan Arni Muhammad:2004:82) adalah kualitas yang relatif abadi dari lingkungan internal organisasi yang dialami oleh anggota-anggotanya, mempengaruhi tingkah laku serta karakteristik akan nilai-nilai tertentu dari lingkungan dalam organisasi.

Pengaruh Iklim Komunikasi Organisasi
Dalam pengaruh yang ada memunculkan adanya proses interaksi para anggota dalam organisasi untuk eksistensi kepercayaan, dukungan, keterbukaan, penyuluhan, perhatian dan keterusterangan. Pengaruh komunikasi dapat bermacam-macam dan berubah menurut interaksi dari masing-masing yang dilakukan oleh individu dalam organisasi.
Iklim komunikasi organisasi dapat menjadi salah satu pengaruh yang paling penting dalam produktifitas organisasi, karena iklim mempengarui usaha yang dilakukan individu dalam sebuah organisasi.

Dalam iklim komunikasi organisasi terdapat usaha-usaha yang antara lain terurai dibawah ini :

Aktivitas (A); setiap kegiatan yang berlangsung dalam proses jalannnya organisasi.
Langkah-langkah (L); proses pelaksanaan kerja yang berorientasi pada tujuan organisasi.

Kualitas (K); setiap produk/jasa yang dihasilkan memiliki keunggulan atas hasil kerja individu dalam organisasi. Waktu (W); adanya jumlah waktu yang diberikan kepada individu dalam menyelesaikan pekerjaan.

Iklim komunikasi organisasi mempunyai implikasi yang menjangkau rasa bangga, kepercayaan, dan efisiensi diri pada organisasi. Dalam organisasi diperlukan adanya interaksi para anggota organisasi dalam mengunakan bentuk simbolik, bentuk-bentuk yang rasionalisasi atas tindakan pada pengembangan serta mencapai tujuan dalam organisasi.

kepuasan komunikasi organisasi adalah semua tingkat kepuasan seseorang karyawan mempesepsikan lingkungan komunikasi secara keseluruhan. Dalam iklim komunikasi organisasi mencakup kepuasan dalam komunikasi organisasi. (Arni Muhammad:hal.87) R.Wayne Pace (hal.164) Kepuasan komunikasi dalam organisasi adalah keseluruhan tingkat kepuasan yang dirasakan pegawai dalam lingkungan total komunikasinya.

HUBUNGAN KOMUNIKASI ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA
Kepuasan kerja merupakan respon seseorang (sebagai pengaruh) terhadap bermacam-macam lingkungan kerja yang dihadapinya. Respon terhadap komunikasi organisasi mengenai supervisor, kompensasi, promosi, teman sekerja, kebijaksanaan variabel yang ada dalam komunikasi organisasi berhubungan dan sangat berarti dalam mencapai segala aspek kepuasan kerja.

KOMUNIKASI ORGANISASI DENGAN PENGEMBANGAN KARIER
Dalam pengembangan karier atau pengidentifikasian karyawan untuk dimajukan dan bagaiman untuk mencapainya adalah sangat penting diperhatikan. Untuk itu dibutuhkan adanya peran bagi supervisor, personalia, dan pembimbing untuk membagi informasi tentang bagaiman jalannya organisasi, apa obyek yang akan dicapai dan bagaimana proses pelaksanaan kegiatan yang berorientasi pada pengembangan organisasi.
BAGIAN V KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL
Komunikasi verbal adalah komunikasi yang umum yang biasanya dipakai oleh seorang manajer untuk mengetahui lebih banyak tentang segala aktivitas yang ada dalam sebuah organisasi.
(Deddy Mulyana:2004)
komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan simbol-simbol atau kata-kata, baik yang dinyatakan secara lisan maupun secara tulisan. (Arni Muhammad:hal.95-96)

enam peranan dalam jaringan komunikasi V antara lain:
Opinion Leader adalah pimpinan informal dalam organisasi, yang memiliki otoritas formal serta membimbing tingkah laku dan mempengaruhi keputusan mereka.
Gate Keeper adalah individu yang mengontrol arus informasi di antara anggota organisasi, yakni sebagai jembatan apakan informasi tersebut diperlukan apa tidak.
Cosmopolites adalah individu yang menghubungan kan organisasi dengan lingkungannya, yakni memberikan informasi kepada orang tertentu diluar lingkungan serta mengumpulkan informasi yang ada didalam organisasi.
Bridge adalah anggota kelompok dalam satu organisasi yang menghubungkan kelompok itu dengan kelompok lainnya. Individu yang mengkoordinasikan informasi yang ada dengan kelompok lainnya. Liaison adalah individu yang bukan anggota kelompok tetapi sebagai penghubung diantara satu kelompok dengan kelompok lainnya. Membantu informasi yang relevan diantara kelompok dalam organisasi. Isolate adalah anggota organisasi yang mempunyai kontak minimal dengan orang lain dalam organisasi. Biasanya orang yang diasingkan / menyembunyikan diri dalam organisasi / orang yang terisolasi.
Jaring komunikasi dalam komunikasi verbal terdapat komunikasi formal dan informal
JARINGAN KOMUNIKASI FORMAL
Adalah informasi yang mengalir melalui jalan resmi yang ditentukan oleh hierarki resmi organisasi atau fungsi pekerjaan.
Fungsi ini biasanya komunikasi yang berlangsung dari atas ke bawah dari tingkat yang sama atau secara horisontal. Komunikasi pada bawahan, pada atasan, horisontal.

JARINGAN KOMUNIKASI INFORMAL
Adalah informasi pribadi yang muncul dari interaksi diantara orang-orang dan mengalir keseluruh organisasi. Biasanya gosip, desas-desus atau laporan yang rahasia yaang berkembangnya secar cepat, tepat sasaran, banyak informasi, secara berantai, interaksi cerita, serta bebas.
KOMUNIKASI NON VERBAL proses perkembangan komunikasi yang ada, komunikasi non verbal merupakan komunikasi yang lebih tua dari komunikasi verbal. Karena usianya yang lebih tua maka tanpa disadari sejak manusia lahir hingga mati secara tidak langsung setiap aktivitas yang ada menggunakan komunikasi non verbal. Misalnya sentuhan, senyuman, pandangan mata, kasih sayang, perhatian.
Komunikasi verbal adalah pertukaran informasi dengan tidak menggunakan kata-kata yang diucapkan dan dituliskan atau semua kejadian yang ada disekeliling kita yang tidak berhubungan kata-kata yang diucapkan atau dituliskan. Misalnya : gerakan tubuh, kontak mata, ekspresi muka, sentuhan.
komunikasi nonverbal terdapat lima fungsi utama : Pengulangan adalah komunikasi yang merupakan simbol dari pengulangan informasikan yang telah disampaikan secara verbal. Misal ssstt, pengulangan sibol wasit. Pelengkap adalah komunikasi yang menginformasikan penjelasan arti yang sesungguhnya/mudah ditangkap oleh si penerima informasi. Misal suasan gembira---muka tersenyum, sedih---mengeluarkan air mata/cemberut/ musam.
Penganti adalah komunikasi yang digunakan untuk menganti / memperjelas tanpa mengunaakan kata-kata atau diucapkan dalam komunikasi verbal. Misal bel jam dinding, tangan sebagai isarat. Penekanan adalah komunikasi yang digunakan untuk memberikan penekanan informasi pada kata-kata atau diucapkan. Misal nada suara yang agak tinggi, gerakan kepala. Memperdayakan adalah komunikasi yang digunakan untuk menciptakaan informasi yang salah, dengan harapan untuk memperdayakan orang lain atau memberikan pengarahan yang tidak benar. Misal mengerjakan ujian.
komunikasi nonverbal dapat menginterpretasikan konteks lebih dari komunikasi verbal sehingga informasi mudah dimengerti dan mudah untuk menangkapkan kearah mana informasi yang ada.
Untuk itu dalam komunikasi nonverbal terdapat karakteristik yang antara lain adalah : Selalu Berkomunikasi adalah setiap aktivitas yang dilakukan oleh manusia yang terdiri dari dua orang atau lebih yang pengunaan komunikasinya berupa kontak mata, senyuman, kerutan dahi atau mencoba mengena mereka secara lebih rinci. Arti Konteks adalah arti dari informasi yang ada sehingga memberikan arti yang sesungguhnya atau memainkan peranan akan maksud dari informasikan atau dalam menginterprestasikan. Misal penyampaian pidato, presentasi makalah.
Untuk itu dalam komunikasi nonverbal terdapat karakteristik yang antara lain adalah : Komunikasi nonverbal lebih mudah dipercaya adalah karena komunikasi nonverbal lebih mudah terlihat sebagai penekan maka mudah dimengerti dan mudah dibaca maksudnya. Akan tetapi pesan nonverbal yang disampaikan harus seiring/sejalan dengan pesan verbal. Misal orang marah tapi ia tersenyum, seharusnya senyum itu tanda senang. Menyatakan perasaan dan Sikap adalah komunikasi yang bertujuan untuk mendeteksi atau menginformasikan perasaan orang tanpa mereka ucapkan sehingga pesan yang disampaikan sangat kuat artinya. Misal frustasi, marah, dendam, cemas.
Tipe Komunikasi Banyaknya gerakan yang ada atau yang dilakukan oleh individu sebagai simbol komunikasi sehingga menimbulkan banyaknya arti atau maksud dari informasi yang ada, maka secara dasar gerakan tubuh yang ada yang merupakan tipe dalam komunikasi nonverbal antara lain : Vokalik adalah tingkah laku dalam komunikasi nonverbal yang berupa suara, tetapi bukan kata-kata. Misal uhh, emm, hee, sst. Bahasa Badan/Tubuh adalah tingkah laku individu dalam mengekspresikan informasi. Misal ekspresi muka, pandangan mata, gerakan isyarat, bahu, kepala dan kaki, sentuhan, dan sikap badan.
Tipe Komunikasi Penggunaan ruang atau jarak adalah proses komunikasi yang memainkan peranan yang sangat penting. Ciri umum dari individu antar daerah, suku. Kelompok, negara, sosial. Penggunaan Waktu adalah time is maney bahwa waktu adalah uang. Maka segala aktivitas yang ada harus memiliki nilai keuntungan. Berhubungan dengan kemoderenan misal mobil, merk baju, gaya hidup.
BAGIAN VI INTERAKSI KOMUNIKASI ORGANISASI Berdasarkan jumlah interaksi yang terjadi dalam komunikasi, komunikasi tersebut dapat dibedakan atas 3 kategori yaitu komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok kecil dan komunikasi publik.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL
Komunikasi interpersonal adalah komunikasi dalam diri sendiri.
Dalam diri kita masing-masing terdapat komponen-komponen komunikasi seperti sumber, pesan, saluran dan balikan. Dalam komunikasi interpersonal pesan mulai dan berakhir dalam diri individu masing­masing. Komunikasi intrapersonal mempengaruhi komunikasi dan hubungan dengan orang lain.


Wenburg dan Wilmat (1973) menyatakan bahwa persepsi individu tidak dapat dicek oleh orang lain tetapi semua arti atribut pesan ditentukan oleh masing-masing individu. Persepsi seseorang memainkan peranan penting dalam menginterpretasikan pesan.
Komunikasi interpersonal adalah proses pertukaran infcrmasi di antara seseorang dengan paling kurang seorang lainnya atau biasanya di antara dua orang yang dapat langsung diketahui balikannya. Dengan bertambahnya orang yang terlibat dalam komunikasi, menjadi bertambahlah persepsi orang dalam kejadian komunikasi sehingga bertambah kompleklah komunikasi tersebut.
nama dalam komunikasi interpersonal an­taranya : komunikasi dialogik, dialog, wawancara, percakapan, dan komunikasi tatap muka. Redding mengembangkan klasifikasi komunikasi interpersonal menjadi interaksi intim, percakapan sosial, inte­rogasi atau pemeriksaan dan wawancara.
kebutuhan individu juga mempunyai kebutuhan interpersonal atau kebutuhan sosial yang dipenuhinya melalui komunikasi interpersonal. William C.Schutz (1966) mengidentifikasi 3 macam kebutuhan dasar ini, yaitu kebutuhan akan kasih sayang, kebutuhan diikutsertakan dan kebutuhan akan kekuasaan atau kontrol.
Karena kebanyakan komunikasi dalam organisasi terjadi dalam tingkatan interpersonal, adalah penting untuk mengenal kebutuhan interpersonal yang kita punyai semua. Meskipun tiap-tiap kebutuhan itu berbeda-beda pada tiap orang atau dari satu situasi kepada situasi yang lain, pemahaman tentang kebutuhan inti akan dapat mern­bantu dalam berkomunikasi dengan orang lain. (Arni Muhamad:2004)
Tujuan Komunikasi Interpersonal
a.Menentukan Diri Sendiri
menemukan personal atau pribadi.
b.Menemukan Dunia Luar
Hanya komunikasi interpersonal menjadikan kita dapat mema­hami lebih banyak tentang diri kita dan orang lain yang berkomunikasi dengan kita.
c.Membentuk dan Menjaga Hubungan yang Penuh Arti
memilih dan memelihara hubungan dengan orang lain.

d. Berubah Sikap dan Tingkah Laku Banyak waktu kita gunakan untuk menrubah sikap dan tingkah laku orang lain dengan pertemuan interpersonal. Kita boleh mengingin­kan mereka memilih cara tertertentu. e.Untuk Bermain dalam Kesenangan Bermain mencakup semua aktivitas yang mempunyai tujuan utama adalah mencari kesenangan. f. Untuk Mmbantu Kita semua juga berfungsi membantu orang lain dalam interaksi interpersonal kita sehari-hari.
enam aksioma komunikasi interpersonal. a.Komunikasi Tidak Dapat Dielakkan Sering kita mengira bahwa komunikasi sebagai sesuatu yang di­sengaja, bertujuan dan dimotivasi secara sadar. b.Komunikasi Tidak Dapat Diba!ikkan Proses dari beberapa sistem dapat dibalikkan. Kita mengulangi proses pengembalian itu berulangkali sesuai dengan yang kita inginkan. Tetapi beberapa sistem tidak dapat dibalik­kan seperti itu, prosesnya berlangsung satu arah. Komunikasi interper­sonal adalah proses yang tidak dapat dibalikkan. C. Komunikasi Mempunyai Isi dan Dimensi Hubungan Komunikasi secara luas menunjukkan kepada kita dunia nyata, yaitu sesuatu yang di luar diri si pembicara dari pendengar.
d.Komunikasi Meliputi Proses Penyesuaian Komunikasi mungkin hanya terjadi pada kelompok-kelompok yang saling memberikan sistem tanda yang sama. Ini kelihatan bila si pembicara menggunakan bahasa yang berbeda dengan si pendengar. e.Hubungan Ditentukan oleh Pemberian Tanda Peristiwa komunikasi adalah transaksi terus-menerus. Komunikasi berhenti pada urutan yang pendek hanya untuk tujuan-tujuan mem­peroleh kesenangan. F. Interuksi Mungkin Dipandang sebagai Sesuatu yang Simetris Dalam hubungan yang simetris di antara dua orang individu, tingkah laku yang seorang merupakan kaca bagi tingkah laku lainnya. Tingkah laku yang seorang merupakan refleksi dari tingkah laku lain­nya.
Implikasi kepercayaan dalam hubungan interpersonal di antara atasan dan bawahan adalah hebat sekali. Vogel 2000 karyawan pada 8 perusahaan dan menemukan bahwa kebanyakan dari mereka percaya jika mereka menceritakan, langsung kepada supervisor sesuatu yang mereka rasakan atau kesulitan mereka akan mendapat banyak kesuiitan. Haney (1973) menemukan bahwa makin tinggi kepercayaan cenderung motivasi kinerja makin tinggi.
Read (1962) yang terkenal dengan studi yang klasik menemukan bahwa ketepatan komunikasi bawahan tentang kesulitan dengan atasan mereka berbanding terbalik dengan keinginan mereka untur naik pangkat. Makin besar keinginan bawahan untuk dipromosikan ke atas, makin berkurang tampaknya keterbukaan mereka kepada supervisor mengenai kesulitan mereka secara tepat. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa bila bawahan percaya kepada atasan mereka, mereka tidak akan menentang atau memblok mobilitas, aspirasi mobilitas yang tinggi, tidak akan menciptakan ketidaktepatan dan ketidaklengkapan komunikasi ke atas.
Menurut Roger hubungan interpersonal akan terjadi secara efektif apabila kedua pihak memenuhi kondisi berikut : Bertemu satu sama lain secara personal. Empati secara tepat terhadap pribadi yang lain dan berkoma­nikasi yang dapat dipahami satu sama lain secara berarti. Menghargai satu sama lain, bersifat positif dan wajar tanpa menilai atau keberatan. Menghayati pengalaman satu sama lain dengan sungguh­sungguh, bersikap menerima dan empati satu sama lain. Merasa bahwa saling menjaga keterbukaan dan iklim yang mendukung dan mengurangi kecenderungan gangguan arti. Memperlihatkan tingkah laku yang percaya penuh untuk mem­perkuat perasaan aman terhadap yang lain.
KOMUNIKASI KELOMPOK KECIL

organisasi juga sering ditemui adanya komukasi dalam kelompok-kelompok kecil, seperti dalam rapat-rapat, konferensi dan komunikasi dalam kelompok kerja.
KOMUNIKASI KELOMPOK KECIL
Menurut Shaw (976) ada enam cara untuk mengidentifikasi suatu kelompok. Berdasarkan hal itu kita dapat mengatakan bahwa komunikasi kelompok kecil adalah suatu kumpulan individu yang dapat mempengaruhi satu sama lain, memperoleh beberapa kepuasan satu sama lain, berinteraksi untuk beberapa tujuan, mengambil peranan, terikat satu sama lain dan berkomunikasi tatap muka. Jika salah satu dari komponen ini hilang individu yang terlibat tidaklah berkomunikasi dalam kelompok kecil.
empat kategori utama KOMUNIKASI KELOMPOK KECIL
Hubungan Sosial : untuk tujuan hubungan sosial, tujuan kita adalah memperkuat hubungan interpersonal dan menaikkan kesejahteraan kita.
Penyaluran : Komunikasi kelompok kecil memberikan kemungkinan untuk menyalurkan perasaan kita, termasuk perasaan kecewa, perasaan takut, heluhan, maupun harapan dan keinginan kita.
Kelompok Terapi : Komunikasi kelompok kecil juga dapat bersifat terapi. Biasanya digunakan untuk membantu orang menghilangkan sikap-sikap me­reka, atau tingkah laku dalam beberapa aspek kehidupan mereka.
Belajar : A!asan umum orang mengikuti kelompok kecil adalah belajar dari orang lain.
Komunikasi kelompok kecil sering digunakan untuk menyelesai­kan dua tugas umum yaitu pembuatan keputusan dan pemecahan masalah. Pembuatan Keputusan : Orang-orang berkumpul bersama-sama dalam kelompok untuk membuat keputusan mengenai sesuatu, misalnya memutuskan ke mana pergi berlibur, Pemecahan Masalah : Kelompok kecil adalah cara yang terbaik untuk memecahkan ma­salah. Orang membentuk kelompok pemecahan masalah dalam ber­macam-macam konteks seperti di tempat kerja, di sekolah dan di rumah.
Kelompok kecil merupakan organisasi kecil yang mempunyai empat komponen dasar yaitu : input atau masukan proses output atau hasil dari balikan. Masukan, merupakan materi mentah dalam kelompok kecil se­perti orang, informasi yang digunakan kelompok untuk berinteraksi.
Orang atau anggota kelompok adalah masukan karena tiap orang dalam kelompok membawa kualitas tertentu seperti kepribadian, umur, kesehatan, pengetahuan, sikap, nilai dan kemampuan memecahkan masalah. Seperti kita ketahui sistem bersifat terbuka atau tertutup, tergantung pada tingkat komunikasi dengan lirgkungannya.
Proses, menunjukkan kepada semua proses internal yang terjadi dalam kelompok selama diskusi. Apakah mereka dapat memperoleh hasil dari tiap-tiap anggota kelompok yang dibawa kepada hasil ke lompok untuk perkembangan kelompok atau tidak. Proses mencakup semua tingkah laku verbal dan nonverbal yang berisi proses internal yang terjadi dalam kelompok clan mempengaruhi apa yang terjadi da­lam kelompok.
KOMUNIKASI PUBLIK
komunikasi publik adalah pertukaran pesan dengan sejumlah orang yang berada dalam organisasi atau yang di luar organisasi, secara tatap muka atau melalui media.
Tujuan Komunikasi Publik
Tujuan umum dari komunikasi publik terutama sekali adalah un­tuk memberikan informasi kepada sejumlah besar crang mengenai organisasi misaInya mengenai aktivitas2 organisasi dan hasil produksi organisasi.
Pentingnya Komunikasi Publik dalam Organisasi
. Salah satu cara untuk mengadakan hubungan ini adalah dengan berkomunikasi. Karena orang yang akan dihubungi itu banyak maka komunikasi publik lebih cocok digunakan untuk kepentingan itu, baik komunikasi publik secara tatap muka maupun tertulis atau melalui media lainnya.
Tipe Komunikasi Publik dalam Organisasi
Presentasi Orientasi : Presentasi ini sengaja diberikan kepada karyawan-karyawan baru dalam organisasi untuk memperkenalkan mereka dengan lingkungan kerja yang baru.

Presentasi untuk Latihan Pekerjaan Tertertentu : Bila sejumlah anggota organisasi diberikan jabatan baru, mereka mesti dilatih untuk pekerjaan itu oleh pelatih, melalui beberapa bentuk presentasi komunikasi lisan.

Laporan status : Tiap-tiap sub unit organisasi haruslah menyimpan informasi ten­tang apa yang mereka lakukan. Laporan Kepada Dewan Pengurus: Anggota organisasi seringkali diminta untuk memberikan laporan kepada dewan pengurus atau yayasan yang membina organisasi. Rapat-rapat Umum : Kadang-kadang pimpinan merasa perlu mengadakan rapat umum beserta seluruh karyawannya.
SELESAI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar